PURWOREJO (voicekebumen.com) - Aplikasi Mobile JKN terus memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mengakses berbagai layanan kesehatan. Hal tersebut dirasakan langsung oleh Redina Agustin (26), warga Desa Munggangsari RT 2 RW 3, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, yang saat ini terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Saat ditemui di layanan BPJS Keliling, Redina yang tengah mengandung usia kehamilan lima bulan bercerita telah memanfaatkan layanan JKN, khususnya melalui aplikasi Mobile JKN. Ia mengaku datang ke BPJS Keliling karena sempat mengalami kendala mengakses aplikasi Mobile JKN akibat pergantian nomor telepon seluler. Meski demikian, secara keseluruhan Redina menilai Mobile JKN sebagai aplikasi yang mudah digunakan dan sangat membantu peserta.
“Selama ini kesan saya menggunakan aplikasi Mobile JKN sangat baik. Fiturnya lengkap dan mudah diakses. Salah satu yang paling membantu adalah adanya kartu digital JKN. Jadi tidak perlu khawatir kalau mau berobat ke fasilitas kesehatan, cukup menunjukkan kartu digital dari aplikasi,” ungkap Redina.
Redina juga menambahkan, melalui Mobile JKN ia dapat dengan mudah mengecek status kepesertaan, apakah masih aktif atau tidak. Selain itu, peserta juga dapat melakukan pendaftaran di fasilitas kesehatan secara online langsung dari aplikasi. Menurutnya, fitur ini sangat membantu, terutama bagi ibu hamil yang membutuhkan pelayanan rutin.
“Pengalaman saya sebelumnya menggunakan antrean manual, biasanya harus menunggu lama di fasilitas kesehatan. Tapi sekarang dengan antrean online di Mobile JKN, saya bisa daftar dari rumah dan memantau nomor antrean. Jadi waktu tunggu di faskes jadi lebih singkat dan tidak terlalu lama,” jelasnya.
Tak hanya itu, aplikasi Mobile JKN juga memberikan kemudahan dalam mengecek informasi iuran. Dari aplikasi tersebut, Redina mengetahui bahwa dirinya masih memiliki tunggakan iuran saat dirinya terdaftar sebagai peserta mandiri, yakni sebelum beralih ke segmen PBI. Ia menyadari bahwa membayar iuran merupakan kewajiban peserta JKN.
“Saya sudah ada niat untuk memanfaatkan Program New Rehab 2.0 melalui aplikasi Mobile JKN agar bisa melunasi tunggakan iuran dengan mencicil. Menurut saya, program ini sangat membantu peserta yang ingin menyelesaikan kewajibannya dengan lebih ringan,” tuturnya.
Di akhir, Redina berharap aplikasi Mobile JKN dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, baik muda maupun tua. Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya memiliki JKN sebagai perlindungan kesehatan.
“Harapan saya, semua masyarakat bisa memanfaatkan Mobile JKN dengan baik dan sadar bahwa memiliki JKN itu sangat penting, karena kesehatan adalah kebutuhan utama,” pungkasnya. (RSA)

