KEBUMEN - Usai berhasil membawa Timnas Futsal U-16 Indonesia menjadi juara ASEAN U-16 Boys Futsal Championship 2025. Sang Kapten Timnas, Akmal Nashrur Rizky (16) pulang ke kampung di Desa Kedawung Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (31/12/2025).
Kepulangannya Sang Kapten Futsal U-16 bernomor punggung 4 itu terlihat sederhana. Ia turun dari kereta di Stasiun Kebumen sekitar pukul 19.30 WIB disambut oleh keluarga dan perangkat desa. Meski sederhana warga masyarakat di kampungnya di RT 1 RW 7 Dukuh Penambangan Desa Kedawung Kecamatan Pejagoan menyambutnya meriah. Warga turut bangga melihat keberhasilan Akmal.
Akmal Nashrur Rizky dipercaya menjadi Kapten Timnas Futsal Timnas Futsal Indonesia U-16 dan berhasil menjuarai Piala AFF Futsal U-16 2025, setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor 4-3 di laga final yang digelar di Nonthaburi Hall, Thailand, pada 29 Desember 2025 kemarin. Garuda Muda meraih trofi dalam edisi perdana turnamen ini dengan rekor tak terkalahkan selama fase grup.
Akmal mengatakan, ia sangat bersyukur atas keberhasilan mengantarkan timnas futsal indonesia menjauari piala AFF 2025.
“Alhamdulillah bisa keterima membela timnas dan meraih juara, awalnya nggak nyangka sih, semoga kedepan terus bisa membela timnas sampai senior,” katanya disela-sela penyambutan.
Attitude Jadi Syarat Nomor Satu di Futsal
Akmal menjelaskan, bahwa keberhasilannya membela timnas futsal U-16 dari proses seleksi yang ketat. Selain itu dalam prosesnya harus menjalani disiplin dan mengedepankan Attitude. Ia menjalani latihan Training Camp (TC) selama satu bulan dan langsung bertolak tanding ke Thailand selama 10 hari.
“Proses seleksi ketat, harus disiplin, Attitude, kalau Attitude itu nomor satu di futsal, kalau jago tapi Attitudenya jelek nggak bisa,” kata atlet jebolan Akademi Futsal Satria Loren Kebumen.
“Bagi para atlet harus disiplin, tepat waktu dan kerja keras, harapannya semoga warga kebumen banyak yang masuk timnas dari junior sampai senior,” ujar Akmal anak bungsu dari Pasangan Sutarso (58) dan Parsiati (54).
Suport Penuh Orang Tua Meski Keterbatasan Biaya
Ayah kandung Akmal Nashrur Rizky, Sutarso (58) menjelaskan, bahwa bakat anak bontotnya dari empat bersudara ini sudah suka bermain sepak bola sejak kecil. Sebagai sang ayah yang juga hobi sepak bola, bakat Akmal dalam olahraga terlihat saat duduk di bangku SMP N 7 Kebumen, hingga kemudian ia bergabung dengan Akademi Futsal Satria Loren Kebumen.
Akmal yang saat ini duduk di bangku kelas XI SMK N 2 Kebumen jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) ini sudah sering mengikuti turnamen futsal baik skala daerah hingga nasional.
“Sejak kecil memang sudah senang main bola, saat masuk SMK ini dia sering pulang gasik dan izin katanya ada panggilan tanding, sebagai orang tua tentu selalu mendukung, terkadang kami prihatin sendiri kasih uang saku sedikit saat Akmal tanding ke luar kota ya itu karena keterbatasan kami,” kata sang ayah yang berprofesi sebagai buruh pencetak genteng.
Sutarso menjelaskan, meski secara keluarga keterbatasan dukungan anggaran namun dirinya selalu mendukung penuh bakat sang anak. Bahkan saat pertandingan yang disiarkan melalui televisi ia bersama keluarga menonton dan mendoakan untuk kesuksesan Akmal
“Ya kami orang tua hanya bisa mendoakan dan memberikan dukungan terbaik untuk anak, kami sangat bersyukur atas apa yang diraih oleh Akmal,” katanya penuh haru dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Chandra (40) tetanga Akmal mengatakan, Akmal merupakan sosok yang patut dicontoh bagi generasi muda saat ini. Selain unggul dalam prestasi olahraga futsal, Akmal juga dikenal memiliki pribadi yang santun dan huble. Selain itu ia juga dikenal sosok yang sabar.
“Akmal itu anaknya baik, santun, dia pemuda yang sabar, semoga prestasi yang ia raih dapat menginspirasi bagi para remaja dan kaum muda di Kabupaten Kebumen dalam mengejar prestasi,” ujarnya. (fur)
Juarai AFF 2025 U-16, Kapten Timnas Futsal U-16 Pulang Kampung di Kebumen Disambut Meriah Warga
byvoice kebumen
-
0


